Analisis Pengaruh SBI, Jumlah Uang Beredar, Inflasi Dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Kinerja Reksa

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI), jumlah uang beredar, inflasi dan nilai tukar rupiah mempengaruhi kinerja reksa dana saham di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan data cross section dan time series pada periode Juli 1999 sampai dengan November 2004, dengan model regresi fixed effect dan metode Generalized Least Square (GLS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode penelitian, Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana saham di Indonesia mengalami peningkatan, terutama pada periode 2002.01-2004.11. Hal ini ternyata dipengaruhi oleh menguatnya 4 indikator makroekonomi Indonesia seiring dengan membaiknya perekonomian negara.
Trend penurunan suku bunga SBI sejak awal tahun 2002 sampai 2004 telah mendorong investor untuk mencari alternatif instrumen investasi yang lain, sehingga permintaan terhadap reksa dana saham meningkat. Variabel kedua adalah jumlah uang beredar (M2), semakin tinggi jumlah uang yang beredar dimasyarakat maka masyarakat memiliki proporsi yang lebih besar dari pendapatannya untuk diinvestasikan. Variabel lain dalam penelitian ini yaitu inflasi juga berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja reksa dana saham. Meningkatnya tingkat inflasi akan mengakibatkan naiknya NAB reksa dana saham. Sebagai salah satu indikator makroekonomi, semakin menguat dan relatif stabilnya rupiah maka ekspektasi dalam berinvestasi juga akan meningkat sehingga NAB reksa dana saham juga akan meningkat. File Selengkapnya.....

Sponsor

Pengikut