Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Pembelian Sepeda Motor

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Pada persaingan bisnis yang semakin tajam di era globalisasi, perusahaan dihadapkan pada tantangan yang lebih berat. Perusahaan dituntut lebih kreatif untuk memanfaatkan peluang yang ada. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan mengetahui apa yang menjadi penyebab dari peningkatan penjualan. Hal itu disebabkan faktor-faktor yang mempengaruh peningkatan penjualan sangat beragam, baik faktor internal dari kegiatan pemasaran perusahaan (kualitas produk, promosi, harga dan distribusi) maupun faktor eksternal yang terkait dengan keputusan pembelian konsumen dalam memilih suatu produk.
Cara untuk meningkatkan keputusan pembelian (purchase decision) adalah dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Di antara faktor yang mempengaruhi pembelian adalah datang dari pihak konsumen. Cara pandang konsumen terhadap suatu produk merupakan faktor yang sangat menentukan dalam Pembelian. Hal ini sering disebut dengan “Perilaku Konsumen”.
Lebih khusus dalam memilih kendaraan, khususnya kendaraan roda dua (sepeda motor), terdapat perbedaan cara pandang konsumen disesuaikan dengan pengetahuan mereka terhadap produk dan keunggulan dari produk itu sendiri, di antaranya adalah terkait dengan 3 hal: (1) jasa service, (2) kemudahan dalam memperoleh sparepart, dan (3) purna jual sepeda motor.
Berkenaan dengan obyek penelitian, angka penjualan motor tahun 2007 mengalami peningkatan sebesar 10% dari tahun 2006. Pada tahun 2006 sendiri angka penjualan sepeda motor, seperti disebutkan oleh Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) mencapai angka 4,2 juta unit. Angka penjualan tersebut didominasi oleh 3 (tiga) merek sepeda motor: Honda, Suzuki dan Yamaha.
Saat ini Indonesia merupakan pasar sekaligus pembuat sepeda motor terbesar ketiga di dunia setelah China dan India. Setiap tahunnya sepeda motor yang mampu diproduksi pabrikan anggota AISI diperkirakan mencapai 5,1 juta unit. Jumlah itu belum termasuk sepeda motor yang berhasil dijual oleh pabrikan di luar anggota AISI, yakni 300.000 unit per tahun. China dalam setahunnya mampu memproduksi sedikitnya 13 juta unit sepeda motor, sedangkan India 6,7 juta (Sinar Harapan, edisi 13 November 2006).
Berdasarkan data di atas, maka dalam skripsi ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan judul “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERHADAP PEMBELIAN SEPEDA MOTOR (STUDI KASUS HONDA, SUZUKI, YAMAHA KELAS BEBEK)”, dengan cakupan penelitian masyarakat di daerah Jakarta Pusat.

1.2 Identifikasi dan Perumusan Masalah
1.2.1 Identifikasi Masalah
Dalam penelitian ini penulis mengidentifikasi masalah-masalah yang terkait dengan penelitian ini sebagai berikut:
1. Faktor internal konsumen, dalam hal karakteristik individu, demografi dan kebutuhan konsumen dalam kaitannya dengan pembelian kendaraan sepeda motor.
2. Faktor stimuli pemasaran, menyangkut bauran pemasaran yang terkait dengan kegiatan promosi ikut menentukan dalam keputusan pembelian kendaraan sepeda motor.
3. Faktor produk itu sendiri, yang terkait dengan keunggulan dan kelemahan masing-masing merek sepeda motor (Honda, Suzuki, dan Yamaha) ikut menjadi pertimbangan konsumen dalam pembelian kendaraan sepeda motor. Faktor-faktor tersebut di antaranya: jasa service, sparepart, dan purna jual motor.
Dari identifikasi masalah di atas, terlihat bahwa penelitian ini terkait dengan banyak variabel. Untuk itu, perlu dilakukan pembatasan masalah agar cakupan penelitian tidak terlalu luas.
Pokok permasalahan dalam penelitian ini dibatasi pada faktor produk itu sendiri (masalah no.3), yaitu yang terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap pembelian sepeda motor (Honda, Suzuki dan Yamaha). Faktor-faktor tersebut di antaranya: jasa service, sparepart, dan purna jual motor.

1.2.2. Perumusan Masalah
Dari identifikasi dan pembatasan masalah di atas maka penulis dapat merumuskan masalah utama dalam penelitian dalam bentuk pertanyaan: “Apa saja faktor yang paling dominan yang mempengaruhi terhadap pembelian sepeda motor (Honda, Suzuki dan Yamaha kelas bebek)?”

1.3. Ruang Lingkup Penelitian
Ruang lingkup penelitian akan dibatasi pada 3 (tiga) merek sepeda motor kelas bebek, yaitu: Honda, Suzuki, dan Yamaha.
Ruang lingkup lainnya adalah pada 3 (tiga) faktor yang diduga mempengaruhi kuat terhadap pembelian sepeda motor, yaitu: Jasa service, sparepart, dan purna jual motor.

1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab perumusan masalah di atas, yaitu: “Untuk mengetahui faktor paling dominan yang mempengaruhi terhadap pembelian sepeda motor (Honda, Suzuki dan Yamaha kelas bebek)”.
1.5. Manfaat Penelitian
Dengan adanya penelitian ini, penulis berharap akan ada kegunaan yang dapat diambil oleh berbagai pihak sebagai berikut:
1. Bagi Penulis
Selain menjadi penyelesaian salah satu kewajiban dalam rangka penyelesaian studi Strata 1 di UTIRA IBEK, sekaligus juga menambah pengetahuan, wawasan dan pemahaman akan aplikasi teori-teori yang didapat selama perkuliahan di lapangan.
2. Bagi Perusahaan Sepeda Motor
Hasil penelitian ini dapat dipakai menjadi salah satu dari “second opinion” pada proses pengambilan keputusan dalam bidang upaya-upaya meningkatkan pembelian sepeda motor.
3. Bagi Para Pembaca
Sebagai bahan informasi atau pengetahuan tambahan mengenai faktor-faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap pembelian sepeda motor (Honda, Suzuki dan Yamaha kelas bebek).


1.6 Sistematika Penulisan
Skripsi ini terbagi ke dalam 5 (lima) bab sebagai berikut:
File Selengkapnya.....

Sponsor

Pengikut